Pelatihan Pengemasan Madu Liar di Desa Mekarbuana

Beberapa waktu yang lalu saya menggelar kegiatan pelatihan bagi masyarakat di Desa Mekarbuana untuk meningkatkan potensi sumberdaya yang dimiliki daerah tersebut, dan kali ini saya mencoba untuk menggelar pelatihan bagaimana membuat kemasan produk madu yang memiliki nilai bersaing yang cukup tinggi.
kegiatan pelatihan ini memang merupakan kegiatan lanjutan dari program pelatihan yang digelar oleh LPPM Unsika, sebelumnya saya menggelar kegiatan pelatihan budidaya lebah madu yang hasilnya menghasilkan metode penangkaran lebah liar dikaki gunung sanggabuana dan tentu saja inipun masih terus berlanjut.
melihat sumber daya yang melimpah dan hasil panen madu liar yang diperoleh masyarakat yang cukup besar ini maka saya menganggap perlu memberikan tambahan keahlian kepada masyarakat agar bisa memiliki keterampilan mengemas produk yang mereka hasilkan sehingga bisa bersaing dengan produk lainnya.

informasi mengenai pelatihan ini dapat anda lihat pada liputan berita Koran Radar Karawang 29 Desember 2012 yang lalu dengan judul Masyarakat Mekarbuana dilatih Kemas Madu.

PELATIHAN DAN PEMBINAAN POSDAYA PASCA KNM UNSIKA 2011/2012

Kegiatan KNM yang dilaksanakan pada tahun 2011 dan 2012 merupakan kegiatan tematik pembentukan Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA), tindak lanjut dari kegiatan pembentukan Posdaya pasca KNM Unsika dilaksanakan dengan menggelar kegiatan pelatihan dan pembinaan untuk pengurus Posdaya, dan kali ini kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan sebanyak 170 Posdaya yang dibentuk pada KNM 2011 dan 2012 yang lalu.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Kampus Unsika merupakan kegiatan sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan kepada Posdaya agar mereka mampu menjalankan fungsi Posdaya di masyarakat dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh, hal ini bertujuan agar menjadi stimulus bagi pembangunan di daerah mereka masing-masing.

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Pangkal Perjuangan (YPPTPP) Bapak Mayjen. TNI Purn. Tayo Tarmadi, S.Sos yang didampingi oleh Ketua Harian Yayasan Bapak H. Dadang Fakhrudin, Drs.,MM bersama Rektor Unsika Bapak H. Harun Firdaus, Drs.,M.Si kemudian perwakilan dari Bappeda Kabupaten Karawang Bapak Drs. Dedi serta dihadiri pula oleh beberapa pimpinan fakultas di lingkungan Unsika.

Pada kesempatan sambutan yang disampaikan oleh Bappeda disampaikan bahwa pada dasarnya pemerintah daerah mendukung terciptanya pemberdayaan terhadap masyarakat terlebih pembinaan terhadap keluarga sebagai satuan kelompok terkecil di masyarakat untuk bisa membangun secara mandiri dan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

Hal senada disampaikan oleh Rektor Unsika bapak H. Harun Firdaus yang intinya berharap bahwa lembaga pendidikan khususnya Unsika dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Karawang termasuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat yang lebih baik, percepatan pembangunan di Karawang perlu lebih disikapi secara cermat dan serius agar kemudian hari masyarakat Karawang harus mampu mempersiapkan diri dengan segala potensi sumber daya yang ada sehingga bisa menikmati pembangunan ini dan tentu saja mampu berkompetisi untuk mengisi pembangunan ini menjadi lebih baik dan lebih berkualitas.

Selain itu disela-sela sambutan sekaligus pembukaan acara pelatihan ini ketua Yayasan Pendidikan Pangkal Perjuangan bapak Mayjen TNI. Purn. H. Tayo Tarmadi, S.Sos menyampaikan bahwa intinya pembangunan itu tentu saja membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit, bukan saja materi tetapi juga imateri untuk dapat mencapai tujuan dari harapan dan keinginan masyarakat yaitu  menuju taraf hidup yang lebih baik dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan Posdaya ini dilaksanakan satu hari penuh dengan materi pelatihan yaitu pembuatan Pupuk Kompos dan Pembuatan Pupuk Organik Cair, instruktur pelatihan ini dipimpin oleh bapak H. Briljan Sujana, Ir.,MS dari Fakultas Pertanian Unsika dan dibantu oleh Bapak Umar, SP sebagai tenaga ahli pembuatan Pupuk Organik Cair serta kelompok mahasiswa sebagai pendamping pada kegiatan pelatihan tersebut.

Diakhir kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik dan POC, peserta juga diajak melihat-lihat workshop LPPM Unsika yang pada hari yang sama tengah menggelar kegiatan pelatihan pembuatan keripik buah oleh kelompok creativepreneur binaan LPPM Unsika yaitu kelompok UMKM yang sudah sejak 2 tahun bergabung dalam berbagai kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh LPPM Unsika.

 

Budi Rismayadi, SE.,MM

Penangkaran Lebah Liar (Odeng) Cijayanti

Poto uji coba penangkaran Lebah Madu Liar atau yang biasa dikenal dengan nama Odeng yang dilaksanakan di Dusun Cijayanti Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang hasil dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen Universitas Singaperbangsa Karawang bulan Oktober 2012 yang lalu, kegiatan ini telah menunjukkan hasil dengan telah terisinya media yang disediakan untuk koloni lebah liar yang dibuat dari batang pohon kelapa dan pohon aren, dan saat ini sedang dicoba dengan menyebarkan sebanyak kurang lebih 50 media yang sama untuk dilakukan ujicoba lajutan apakah bisa berhasil atau tidak dan ini merupakan metode yang baru pertama kali dilakukan didaerah ini, dan mudah mudahan dapat memberikan hasil

Budi Rismayadi, SE.,MM

Anak Ceria

Mereka adalah anak-anak yang mengais rezeki di pinggir jalan menjadi pengamen Jalanan, dan melalui program pembinaan mereka bisa merasakan keceriaan sebagaimana anak anak pada umumnya, dan ini adalah poto saat mereka mengikuti kegiatan Pembinaan

POTO PEMANDANGAN 2011

Lokasi pengambilan poto pohon kering di Kawasan KIIC Karawang tepatnya di jalan menuju lokasi pemakaman Taman Kenangan Lestari, diantara semak belukar dan tumbuhan ilalang yang kering karena kemarau disana tumbuh pohon yang orang setempat mengenalnya dengan nama “Randu” (Ceiba Pentanda) yang sekarang ini mungkin sudah sangat jarang ditemukan.

mungkin karena sekedar hobby saya mencoba untuk mengambil banyak koleksi poto, meskipun tidak sempurna hasilnya tetapi saya memiliki kepuasan tersendiri dengan mengabadikan banyak gambar yang mungkin suatu hari akan mengingatkan tentang objek yang saya ambil gambarnya.